Tradisi Lisan DAYAK Yang tergusur dan Terlupakan

    Genre: »
    Rating

    Buku ini disarikan dari hasil penelitian tradisi lisan dayak Kanayatn, Simpakng, Krio dan Ppompakng. Penelitian ini untuk proses revitalisasi (pemberdayaan) dan restitusi (pengembalian) nilai, bentuk dan fungsi kebudayaan Dayak umumnya dan secara khusus pada sub suku dayak Kanayatn, Simpakng, Krio, dan Pompakng. Metode penelitian yang dipakai adalah Participation Action Research (PAR); dimana peneliti lebih berfungsi sebagai fasilitator sedangkan narasumber lebih berperan sebagai peserta studi bukan sekedar responden atau informan saja.
    peneliti tradisi lisan dayak sangat penting, sebab dari tradisi lisan lah dapat diketahui landasan pikiran, sikap dan perilaku masyarakat Dayak tradisi Lisan Dayak mengandung filsafat, etika, moral, estetika, sejarah seperangkat aturan (adat), ajaran-ajaran keagamaan, ilmu pengetahuan asli, dan teknologi tepat guna serta hiburan-hiburan rakyat. hal inilah yang kemudian menuntut pemikiran, perkataan dan perilaku individu dan komunitas masyarakat suku Dayak. Tradisi lisan bagi suku Dayak menggabungkan generasi lampau, sekarang dan masa depan.
    Institut Dayakologi berharap agar buku ini dapat memberikan sumbangan kepada para sarjana, para ahli, mahasiswa, pelajar, pendidik dan masyarakat umum tentang keberadaan sebuah masyarakat: falsafah hidupnya, kepercayaannnya, pola-pola asli pengelolaan sumber daya alam yang berkesinambungan, nilai-nilai moral dan etikanya, sejarahnya, etno sastranya, hukum adatnya. Pemikiran dan perilakunya. Sedangkan bagi suku Dayak Kanayatn, Simpakng, Krio dan Pompakng, tulisan ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah untuk kembali mempelajari, memahami seperti kata Waiko menemukan kembali identitas yang selama ini terasa semakin kusam oleh sebuah proses modernisasi. Dengan demikian, selain diharapkan dapat membuka tabir sebuah masyarakat, buku ini juga dapat memberikan sumbangan lebih luas pada pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan langsung dengan bidang keilmuan lain yang terkait seperti antropologi folklore dan psikologi lingkungan dan sebagainya.
    Penerbit : Institut Dayakologi
    Digitalisasi : Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat
    Tahun Terbit : Agustus 2003

    Leave a Reply

    Kirim Saran

    Video Profil